Wisata Medan Sunggal

Wisata Medan Sunggal0812 9393 9797, Wisata Medan Sunggal

Wisata Medan Sunggal – Medan Sunggal merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kota Medan, provinsi Sumatera Utara. Kecamatan ini juga berbatasan dengan Deli Serdang, tepat di sebelah barat, di sebelah timur berbatasan dengan Medan Baru, di utara berbatasan dengan Medan Helvetia, dan di selatan berbatasan dengan Medan Selayang. Jika Anda berkunjung ke Medan Sunggal untuk mencari tempat wisata, Anda bisa pergi ke salah satu tempat wisata terkenal di sana, yakni Taman Penangkaran Buaya Asam Kumbang, di Medan Sungga.

Taman Penangkaran Buaya Asam Kumbang, Medan Sunggal

Wisata Medan Sunggal Taman Buaya Asam Kumbang ini adalah tempat penangkaran reptil buaya yang paling besar di Indonesia. Taman dengan luas sekitar 2 hektar ini tak hanya terbesar di Indonesia saja, tetapi juga terbesar di seuruh Asia Tenggara. Di taman ini terdapat sebanyak 2.500 ekor buaya dengan ukuran yang bermacam-macam, tak terkecuali buaya yang sudah berumur lebih dari 40 tahun. Taman Buaya Asam Kumbang berada di jalan Bunga Raya, Kecamatan Medan Selayang No.59 Desa Asam Kumbang, 5 km dari jantung kota Medan. Taman penangkaran reptil buaya ini pertama kali dibangun oleh Lo Tham Muk dan banyak dikunjungi para traveller di berbagai penjuru, khususnya saat musim liburan atau akhir pekan.

Akses ke Taman Penangkaran Buaya Asam Kumbang, Medan

Akses menuju lokasi Taman Buaya ini mudah terjangkau dengan harga tiket masuk yang murah, menjadikan Taman Buaya Asam Kumbang sebagai pilihan tepat untuk dikunjungi bersama keluarga tercinta. Anda bisa mengajak anak-anak pergi melihat buaya dengan berbagai usia, ukuran dan bentuk buaya. Adapun waktu kunjungan untuk bisa melihat reptil ini mulai dari jam 9 pagi hingga jam 6 sore. Untuk pemberian makan biasanya dilakukan di jam 5 sore hari. Waktu ini merupakan saat-saat paling ditunggu. Sementara tarif tket masuk ke Taman Buaya Asam Kumbang ini cukup terjangkau, hanya Rp. 6000 per orang saja. Pembelian tiket dapat dilakukan di kedai kecil dan bukan di loket tiket pada umumnya.

Fasilitas di Taman Penangkaran Buaya Asam Kumbang

Selain menyediakan tiket masuk saja, di kedai ini juga terdapat minuman dan makanan ringan beserta beberapa aksesoris unik bermotif buaya. Di bagian dindingnya terlihat figura/kliping/hiasan mengenai Taman Buaya Asam Kumbang. Sesudah memasuki pintu samping ke Taman Buaya Asam Kumbang, pengunjung pun bisa langsung melihat tempat penampungan buaya. Setiap satu bak/tempat penampungan biasanya terdapat sektar 10 ekor buaya disesuaikan berdasarkan umurnya. Sepintas buaya-buaya tersebut terlihat seperti patung. Apalagi melihat matanya yang tidak bergerak dan mulutnya dalam keadaan menganga. Namun, awas jangan pernah mencoba melempar benda atau makanan apapun. Sebab buaya yang awalnya diam bisa langsung menyambar begitu cepat. Tak hanya itu, jika Anda jeli maka Anda akan melihat kamera CCTV yang diletakan di sudut-sudut lokasi taman penangkaran tersebut. Hal ini berarti bahwa setiap gerakan yang dilakukan buaya maupun pengunjung, bisa langsung dipantau pengawas.

Dulu masih ada buaya tertua dengan usia sekitar 78 tahun di tempat wisata Medan Sunggal ini. Saat ini terlihat di bak penampungan buaya, usia tertua sekitar 42 tahun. Di samping itu, terdapat seekor buaya sebagai objek favorit para pengunjung, yaitu buaya buntung tanpa ekor. Jika ingin menyaksikan aksi predator yang satu ini, Anda bisa membeli 1 ekor ayam atau itik dengan harga sekitar Rp.35.000. Lalu oleh pawang buaya, itik tersebut akan dilempatkan ke kolam rawa hijau lumut. Sekitika itu, langsung saja buaya yang awalnya diam mereka langsung berenang dan menyambar mangsanya. Di di area daratan buaya biasanya berjalan lambat, namun saat di dalam air mereka merupakan perenang yang handal dan sangat kencang.

Paket Wisata Medan Sunggal

Jika Anda ingin pergi ke berbagai tempat wisata menarik di Medan Sunggal, kini bisa memilih paket Wisata Medan Sunggal. Selain objek wisata Taman Penangkaran Buaya, Anda juga bisa pergi ke salah satu masjid bersejarah di sana. Namanya Mesjid Baddiuzzaman, dan mesjid ini kabarnya lebih tua dibandingkan Mesjid Raya Al Maksun yang ada di Medan. Di bagian pekarangan belakang, ada komplek pemakaman dari para bangsawan atau tetua Melayu Sunggal.

Kontak Kami
Menara Palma 12/F Jl.HR.Rasuna Said Block X-2 Kav 6 Jakarta Selatan 12950
Telepon / WA / SMS: +62 812 9393 9797 (24 hours)
Email: contact @indowalk.com
Website : http://www.indowalk.com